Saturday, January 16, 2016

CARA TES OPTOCOUPLER


Optocoupler adalah perpaduan dua buah komponen yaitu dioda Led dan transistor efek cahaya, penggunaannya biasanya sering dapat dilihat di sistem control power supply elektrik ( SMPS ). Komponen ini umumnya jarang terjadi kerusakan terkecuali oleh sebab lain misalnya terkena arus lebih dalam hal ini petir.  Saya coba berbagi bagaimana cara memastikan apakah Optocoupler yang ada di rangkaian masih bagus atau tidak , saya gunakan multitester untuk mengukurnya .

Tampilan Optocoupler lihat pada gambar berikut :

Poto-Coupler-817-300x225

Cara pengukuran yang paling mudah adalah dengan menggunakan batu baterai 1,5 volt :

posisi kutub + baterai dihubungkan kaki no 1 Optocoupler
sedangkan kutub – baterai dihubungkan kaki no 2 Optocoupler
Pasang multitester dengan batas ukur x 10k letakkan prob hitam dikaki no 3 Optocoupler dan prob merah pada kaki no 4 Optocoupler.
Jika Optocoupler kondisinya bagus akan terukur adanya perubahan nilai hambatan . Perhatikan sebelum dan sesudah kita tempelkan batu baterai ke Optocoupler-nya ( awal 100 k ohm setelahnya menjadi 50 k ohm ).

Cara lain gunakan multitester lalu diukur dioda-nya :

Multitester dengan posisi prob hitam di kaki no 1 Optocoupler sedangkan prob merah di kaki no 2 Optocoupler bila didapatkan hasil pengukuran berarti Optocoupler masih bagus.
Jika pengukuran bisa terukur bolak-balik, ini menandakan Optocoupler mengalami kerusakan.
Aktifkan multitester batas ukur X10K dan letakkan prob hitam pada kaki no 3 Optocoupler sedangkan prob merah pada kaki no 4 Optocoupler bila didapat hasil pengukuran 100k ohm atau mungkin 2oo k ohm itu menandakan Optocoupler masih bagus.
Optocoupler sangat beragam typenya tetapi secara fungsi adalah sama, jadi bila ada  Optocoupler yang rusak tapi tidak menemukan type sejenis maka bisa gunakan type lain . Contohnya type 621/721/817 ,  semoga bisa bermanfaat.







sumber:
www.hamimservis.com

No comments:

Post a Comment