Friday, September 25, 2015

Berbagai Kerusakan Tv Bomba

1. Channel Berpindah-pindah Sendiri
Kerusakan:
Televisi Bomba jika kita hidupkan, setelah gambar muncul pada layar monitor tak lama kemudian chanel mulai berpindah-pindah. Dari angka 1-2-3-4-5-6-7 dan seterusnya, alias kagak bisa diam. Terkadang juga Volume televisi naik sendiri, bikin kaget yang nonton tentunya.

Perbaikan:
Remote control selalu ada di dekat kita, sangat memudahkan untuk mengganti chanel maupun yang lainnya. Apakah pernah sesekali kita menggunakan tombol manual yang ada pada televisi? mungkin ia atau mungkin jarang. Switch yang ada pada panel depan di televisi jika jarang dipergunakan akan menimbulkan karat pada platinanya. Terkadang juga menjadi konslet sehingga memberi perintah ke IC control? akibatnya bisa berbagai macam, chanel pindah-pindah, volume gede sendiri,atau mungkin televisi mati sendiri.

Mengapa bisa demikian? Ini bisa terjadi karena model 1 key dari IC Logic untuk merangkum semua fungsi, hanya dengan memakai resistor yang disusun secara seri dengan nilai yang berbeda-beda. Inilah yang membedakan dari sistem control televisi terdahulu, dimana biasanya ada beberapa key untuk memberi perintah. Makanya pada televisi terdahulu tidak pernah mengalami kerusakan seperti ini.

Berikut ini model switch yang digunakan pada televisi, tentunya setelah diadakan penggantian:

Gbr 1 Switch pada panel control

Setelah proses pemasang selesai kini saatnya untuk mencoba? kita hidupkan televisi , Alhamdulillah Televisi sudah kembali normal, sudah tidak lompat-lompat lagi chanelnya.


2. TELEVISI BOMBA CINA” NYALA LANGSUNG SCAN PROGRAM”
Kerusakan:
Televisi Bomba Cina kita coba hidupkan? tak lama kemudian tampilan pada layar lagi posisi auto-scan; setelah kita tunggu sesaat tidak satu siaranpun yang bisa ditangkap. Televisi sudah dari bengkel servis lain rupanya, cuma tidak bisa menemukan letak kerusakannya.


Perbaikan:
Untuk memperbaiki kasus seperti ini sebenarnya tidak terlalu sulit, terlihat sebelum televisi di bawah ke tempat kita mekanik sudah berusaha mengganti Tuner” tapi tetap tidak membawa hasil. Bilamana dia bisa membaca diagram dalam mainboard tentunya tidak begitu ribet untuk memblog letak kerusakan.

Begini cara mengetahui apakah Tuner mendapatkan supply tegangan yang benar” sesuai dengan model tentunya. Pada mainboard ini tegangan supply untuk Tuner adalah 12 volt, begini perinciannya berdasarkan pinout Tuner:

1 Tegangan Control 12 volt untuk chanel UHF

2 VT , Tegangan untuk ini adalah 0-32 volt/ scan chanel

3 Tegangan Control 12 volt untuk chanel VHF Hight

4 AGC (automatis gain control)

5 Tegangan control 12 volt untuk VHF LOW

6 AFT (automatis fine tuning )

7 BM ( supply 12 volt)

8 IF out

Cara kerja Tuner adalah jika pinout pertama diberi tegangan 12 volt, maka Tuner ini hanya mencari gelombang pada chanel UHF saja begitu pula untuk pinout yang lain ( VHF hight- low) . Dalam kasus sekarang ini yang sedang kita periksa, Tegangan control untuk pinout 1 mengalami penyusutan cuma ada 5 volt yang seharusnya 12 volt. Untuk pinout 3 dan 5 sama sekali tidak ada tegangan, walaupun perintah sudah diberi dari IC Panel Control.

Dengan berkurangnya tegangan untuk control membuat Tuner tidak bisa berfungsi seperti biasanya. Tegangan supply di peroleh dari IC LA 7910 yang secara automatis berdasarkan perintah IC Control Panel. Kita cek Tegangan perintah di kaki no 3-4 pada IC LA7910 ada, tapi tegangan control tetap berada dikaki no 8 dengan besaran 5 volt.

Dengan begini sudah dapat di pastikan IC LA7910 mengalami kerusakan, IC sudah tidak bisa memberi tegangan supply yang di perlukan oleh Tuner. Perbaikan untuk ini adalah mengganti IC tersebut, Bentuk IC LA7910 tampak pada gambar berikut:

IC LA 7910

Setelah kita ganti IC LA7910 kini televisi sudah bisa menerima siaran lagi, komplit kagak ada yang ketinggalan. Alhamdulillah selesai sudah kerjaan kita, semua berjalan lancar.







sumber:
www.hamimservis.com

No comments:

Post a Comment