Saturday, May 2, 2015

Rangkaian Mixer

1. Rangkaian Mixer
Rangkaian Mixer atau audio mixer ini biasanya berfungsi untuk menggabungkan beberapa input atau masukkan dari berbagai macam sumber audio dan menggabungkannya menjadi satu bagian output audio. Mixer biasanya bisa anda temukan di studio rekaman hingga ke arena-arena konser mulai dari kecil hingga besar. Disebabkan fungsi dan tugasnya tersebut, tentu membuat mixer menjadi salah satu alat utama guna membuat suara di acara-acara tersebut menjadi lebih enak untuk didengar. Dan anda bisa melihat berbagai macam mixer yang dijual di pasaran. Dan biasanya mixer tersebut memiliki pre-amp, tuner, control dan adder. Dan anda bisa mencoba untuk membuat sendiri rangkaian mixer untuk digunakan di kamar atau di tempat anda latihan.
Audio mixer memang sangat dibutuhkan oleh para musisi. Seperti yang disebutkan diatas, mixer memang berfungsi untuk menguatkan sinyal audio menjadi satu dan menggabungkannya hingga memiliki output yang enak dan nyaman untuk didengar. Untuk penjelasannya secara ilmiah dan sesuai dengan dunia eletronika, mixer akan mencamur semua input yang masuk, lalu mixer akan menyeimbangkan semua input tersebut hingga kemudian mengirimnya ke cross over dan membawa hasil tersebut ke power amplifier hingga dihasilkan output sesuai dengan kemampuan mixer tersebut ke speaker. Jika mixer tersebut stereo, tentu output yang dihasilkan bisa stereo. Sementara jika mixer tersebut mono, maka hasilnya akan mono.
Anda bisa membuat sendiri rangkaian mixer sederhana di rumah anda. Skema diatas bisa sedikit membantu untuk merangkai mixer. Pada rangkaian tersebut terdapat 4 komponen yang akan dikendalikan oleh IC SSM 2024. Untuk sinyal atau noise mencapai 90 db dengan bandwith sekitar 130 kHz. Untuk komponen IC SSM 2024 ini, biasanya sangat cocok dan bisa bekerja dengan maksimal di tegangan sebesar 9 V dan juga 18 V. Namun untuk meraih hasil lebih bagus lagi, tegangan dengan besaran hingga 15 V akan membuat kinerja rangkaian mixer ini akan mencapai puncaknya. Demikian sedikit pengetahuan mengenai rangkaian mixer tersebut. Semoga menjadi hal yang bermanfaat bagi anda.

2. Rangkaian Mixer 3 Chanel

      
Rangkaian mixer 3 chanel pada gambar dibawah dibuat menggunakan penguat tegangan dari transistor yang disusun beberapa tingkat. Mixer 3 chanel ini terdiri dari 3 buah pre-amp mic transistor dan penguat tegangan dengan transistor darlington. Untuk mengoperasikan rangkaian mixer 3 chanel ini diperlukan sumber tegangan DC + 9 volt yang dapat diambil dari suatu batere maupun dari power supply. Berikut adalah gambar rangkaian dan komponen untuk membuat rangkaian mixer audio 3 chanel dimaksud. Rangkaian Mixer 3 Chanel Transistor Rangkaian Mixer 3 Chanel Transistor,Rangkaian mixer 3 chanel,Mixer 3 chanel,mixer audio,mixer sound sistem,harga mixer audio,harga mixer sound sitem,jual mixer soud sistem,jual mixer audio murah,rangkaian mixer audio,skema mixer audio,pcb mixer audio,mixer audio rakitan,merakit ,membuat mixer audio,cara buat mixer audio,cara seting mixer audio,menggunakan ,cara buat mixer audio,cara seting mixer audio,menggunakan mixer audio,mengoperasikan mixer sound sistem,mixer yamaha,mixer behringer,mixer pro,mixer transistor,mixer sederhan,rangkaian mixer sederhana,skema mixer audio sederhana.
 Rangkaian Mixer 3 Chanel Transistor,Rangkaian mixer 3 chanel,Mixer 3 chanel,mixer audio,mixer sound sistem,harga mixer audio,harga mixer sound sitem,jual mixer soud sistem,jual mixer audio murah,rangkaian mixer audio,skema mixer audio,pcb mixer audio,mixer audio rakitan,merakit ,membuat mixer audio,cara buat mixer audio,cara seting mixer audio,menggunakan ,cara buat mixer audio,cara seting mixer audio,menggunakan mixer audio,mengoperasikan mixer sound sistem,mixer yamaha,mixer behringer,mixer pro,mixer transistor,mixer sederhan,rangkaian mixer sederhana,skema mixer audio sederhana,
Daftar Komponen Rangkaian Mixer 3 Chanel Transistor 
P1 = 5K 
P2 = 5K 
P3 = 5K
 R1 = 180K 
R2 = 2M2 
R3 = 750R
 R4 = 1K 
R5 = 15K 
R6 = 220R
R7 = 1.5K 
R8 = 820R 
R9 = 150R
 R10 = 100K 
R11 = 180K 
R12 = 2.2M 
R13 = 750R 
R14 = 1K
R15 = 180K 
R16 = 2M2 
R17 = 750R 
R18 = 1K 
C1 = 1µF-63V 
C2 = 100µF-25V 
C3 = 220µF-25V 
C4 = 100µF-25V 
C5 = 220µF-25V 
C6 = 1µF-63V 
C7 = 100µF-25V 
C8 = 1µF-63V 
C9 = 100µF-25V 
Q1 = BC550C 
Q2 = BC547 
Q3 = BC557 
Q4 = BC550C 
Q5 = BC550C 
B1 = 9V 
J1,J2,J3 = 3mm Mono Jack 
SW1,2,3,4 = SPST Toggle 
Pada rangkaian mixer 3 chanel transistor diatas pada dasarnya terdiri dari 2 bagian utama sebagai berikut. Pre-Amplifier Microphone. Bagian pre-amp mic berfungsi sebgai penguat tegangan dari output microphone sebelum dicampur dengan sinyal yang lain. Rangkaian pre-amp mic ini dibangun menggunakan penguat tegangan dari transistor NPN tipe BC550C. Pre-amp mic ini di desain untuk menguatkan sinyal output dari microphone tipe dinamic. Pada tiap pre-amp mic rangkaian mixer 3 chanel diatas dilengkapi pengatur penguatan sinyal dari microphone mengunakan potensiometer dan pembatas penguatan level sinyal menggunakan sebuah saklar untuk tiap chanelnya. Penguat Tegangan Transistor Rangkaian penguat tegangan dengan transistor darlington ini berfungsi untuk menguatkan sinyal dari pre-amp mic dan sebagai bagian pencampur sinyal-sinyal dari pre-amp mic yang diberikan ke rangkaian penguat tegangan ini. Rangkaian penguat tegangan ini dibangun menggunakan transistor NPN tipe BC547 dan BC557 yang dirangkai secara darlington. Pada bagian ini sinyal dari pre-amp mic dicampur secara langsung dan diberikan sebagai input rangkaian mixer.


3. Mixer 3 Chanel dengan IC LM348 
Skema rangkaian mixer tersebut mempunyai 3 chanel input microphone & di buat dngn IC LM348. Skema rangkaian mixer 3 chanel tersebut di buat untuk mixing sinyal suara dari microphone di audio amplifier microphone standart. Skema rangkaian mixer 3 chanel tersebut tdk dilengkapi dngn pengatur suara lantaran pemakaian mixer yg ditujukan untuk kepentingan tata audio yg praktis & bisa mencakup 3 pembicara maupun pemakai sekaligus. Gambar skema rangkaian & daftar komponen untuk membuat rangkain mixer 3 chanel tersebut bisa disimak pada gambar dibawah ini.
Skema rangkaian Mixer 3 Chanel IC LM348
Rangkian mixer 3 chanel tersebut di buat dngn 4 buah operasional audio amplifier (Op-Amp) dlm 1 chip IC LM348. Skema rangkaian mixer 3 chanel tersebut bisa disupply dngn sumber tegangan/voltage simetris ± 12 volt DC. Skema rangkaian mixer 3 chanel yang ditunjukan pada gambar di atas memakai penguat mic maupun pre amp mic dngn IC LM348 yg diset sbg penguat tegangan/voltage non-inverting. Skema rangkaian penguat mic 3 chanel yang ditunjukan pada gambar di atas bisa dipakai untuk menguatkan & mencampurkan sinyal dari microphone jenis moving coil (dinamic microphone).
System pengatur level maupun volume microphone di skema rangkaian mixer 3 chanel dngn IC LM348 yang ditunjukan pada gambar di atas terdapat di masing-masing pre amp mic atau penguat mic, hal tersebut ditujukan supaya sinyal dari microphone 1 & yg yang lain tdk sama-sama terpengaruh. Skema rangkaian mixer 3 chanel yang ditunjukan pada gambar di atas membutuhkan power audio amplifier supaya sinyal dari microphone bisa dipakai untuk menggerakan pengeras audio (loud speaker). Power audio amplifier untuk skema rangkaian mixer 3 chanel tersebut baiknya memakai power audio amplifier dngn tegangan/voltage simetris ± 12 volt Dc supaya system power supply untuk skema rangkaian mixer & power audio amplifier bisa jadi 1.


sumber:

No comments:

Post a Comment