Wednesday, February 12, 2014

Memahami sirkit protek tv crt SHARP

Sirkit rangkaian PROTEK teve SHARP adalah merupakan sirkit yang paling complicated (ruwet) jika dibanding merk-merk lain, sehingga sering membuat pusing bagi teknisi junior. Tulisan ini kami buat untuk lebih memudahkan atau memahami sistim protek pada model SHARP.

Pada dasarnya sistim protek SHARP dapat dikategorikan menjadi 2 bagian, yaitu
  1. Protek tegangan
  2. Protek komunikasi data error (SDA/SCL)

Protek tegangan - artinya protek akan aktip bekerja bila salah satu tegangan seperti contoh dibawah ini tidak keluar atau nol.
  • Tidak ada tegangan 5v, 8v, atau 9v
  • Tidak ada tegangan BT 33v untuk Tuner
  • Tidak ada tegangan 180v untuk Video drive
  • Tidak ada tegangan ABL
  • Tidak ada tegangan suply IC Vertikal
  • X-ray protek disebabkan tegangan heater atau flyback naik, biasanya disampling menggunakan Q603
  • Tegangan heater tidak ada (karena kaki flybak retak atau R putus)
  • Tidak ada tegangan suply untuk ic suara
  • Flyback belum bekerja (menyebabkan salah satu tegangan diatas tidak ada)
  • Setiap model yang berbeda penggunaan protek tegangan tidak selalu sama, ada yang hanya menggunakan sedikit dan ada yang menggunakan banyak macam. Untuk melumpuhkan sistim protek tegangan, maka dapat diopen (dilepas) diode-diode dari pin-protek yang menunju tegangan-tegangan tersebut diatas.
  • Jika semua protek tegangan sudah dilumpuhkan dan tetap mati protek, maka kemungkinan penyebabnya adalah protek komunikasi data error.
  • Protek tegangan umumnya diinputkan ke ic Mikrokontrol pada pin-PROTEK. Pada kedaan normal pin-protek harus ada tegangan. Jika salah satu tegangan seperti contoh diatas tegangannya nol, maka lewat sebuah diode akan menyebabkan pin-protek tegangannya ikut jadi nol dan mengakibatkan protek aktip bekerja.
Contoh pin protek input.
  • IC TDA938 = pin-8
  • IC SMd (tempel) kotak 80 -in = pin-63
  • IC SMD (tempel) kotal besar HERCULES = pin-13
  • IC Mikrokontrol kecil 42-pin = pin-7
  • IX2938 = pin-30




Protek data - artinya protek akan aktip bekerja jika terjadi error pada sistim komunikasi data antar IC, misalnya karena :
  • Eeprom datanya error (eeprom sendiri tidak rusak)
  • Eeprom rusak
  • Jalur SDA/SCL setengah short, ada yang putus atau R pull-up putus (R yang ke jalur Vcc)
  • Kerusakan pada komponen yang memiliki hubungan SDA/SCL seperti tuner, ic tone kontrol, AV –switch dll.
  • Tidak ada tegangan sulply pada ic yang mempunyai sambungan SDA/SCL (atau tegangan drops)
  • Kerusakan protek data biasanya dapat diketahui dengan cara masuk Service Mode, dimana pesawat akan hidup terus (tidak mati protek)
  • Kerusakan protek data biasanya ditunjukkan dengan lampu indikator led merah yang kedip-kedip. Beberapa model banyaknya kedip yang berulang dapat menunjukkan bagian mana yang rusak.


clip_image002

Protektor X-ray
  • Normal tegangan basis adalah nol.
  • Jika basis ada tegangan maka akan menyebabkan mati protek.
  • Untuk melumpuhkan maka dapat dishort kaki B-E.


sumber:


















No comments:

Post a Comment