Wednesday, January 8, 2014

Flyback untuk pembangkit tegangan anode dan fungsi lainnya

Flyback  sebagai pembangkit tegangan tinggi anode CRT (High Voltage)

  • Pulsa horisontal digunakan untuk mengendalikan agar sinar elektron melakukan penyapuan gambar secara horisontal dari bagian kiri layar ke bagian kanan. Kemudian dengan kecepatan tinggi pulsa horisontal akan mengembalikan sinar elektron kebagian kiri layar untuk memulai mengulang penyapuan garis horisontal berikutnya lagi.
  • Pulsa pengembalian sinar elektron agar kembali ke bagian kiri layar ini dinamakan "pulsa horisontal retrace". Pulsa-pulsa inilah yang dimanfaatkan untuk membangkitkan tegangan tinggi anode dengan cara memasang sebuah tranfo pada bagian horisontal-output. Oleh karena itu tranfo ini dinamakan tranfo flyback.
  • Arus pulsa horisontal retrace yang berubah dengan sangat cepat pada bagian primer flyback mampu menginduksikan tegangan tinggi (HV) pada kumparan sekunder sekitar 25 hingga 30Kv ac. Dan menggunakan diode tegangan ini disearahkan menjadi tegangan dc. Sebagai filter tegangan tinggi adalah lapisan aquadaq pada tabung CRT.
  • VR atau potensio sebagai pembagi tegangan tinggi dipasang didalam bodi flyback guna mendapatkan tegangan tinggi untuk Fokus sekitar 6Kv dan tegangan Screen sekitar 500v. Kecuali itu flyback juga digunakan untuk menghasilkan tegangan-tegangan rendah lainnya seperti untuk suply bagian vertikal, heater dan 180v untuk video drive, dan tegangan lain misalnya untuk bagian sirkit video atau bagian audio (suara).

TV Sony yang menggunakan tabung Trinitron membutuhkan tegangan screen sekitar 400 ~ 800v. Tegangan screen bukan diperoleh dari tranfo flyback, tetapi diperoleh dengan cara menyearahkan pulsa-pulsa horisontal dengan cara memasang sebuah diode pada kolektor transistor HOT.

Alasan mengapa pembangkit tegangan tinggi menggunakan flyback?
Besarnya frekwensi pulsa horisontal adalah sekitar 15khz. Keuntungan dengan penggunaan  frekwensi tinggi untuk membangkitkan tegangan tinggi ialah bahwa jumlah lilitan tranfo untuk menaikkan tegangan yang dibutuhkan relatip tidak sebanyak jika dibanding menggunakan tranfo konvensional seperti yang dipakai pada listrik ac dengan frekwensi 50Hz (tranfo adaptor). Jika menggunakan trafo seperti yang digunakan pada adaptor, tentu akan lebih banyak membutuhkan gulungan, memakan tempat, dan berat. Karena bekerja pada frekwensi tinggi, maka inti tranfo flyback menggunakan bahan dari ferit

Blooming dan breathing
  • Sebagai penyearah tegangan tinggi HV digunakan deretan diode yang diseri, sehingga mengakibatkan mempunyai resistansi internal yang relatip tinggi. Perubahan arus yang kecil dapat mengakibatkan tegangan tinggi drops.
  • Tegangan tinggi drops akan menyebabkan sinar elektron kecepatannya menurun dan lebih mudah dibengkokkan oleh def yoke, sehingga akibatnya raster akan mengembang arah horisontal dan vertikal (istilahnya blooming....). Akibatnya jika kontras atau britnes gambar berubah-ubah dapat menimbulan gangguan raster kembang-kempis (istilahnya breathing.....).
  • Pada TV yang sederhana untuk mengkoreksi cacat breathing biasanya dipasang sebuah resistor 1 hingga 3 ohm 2 watt pada jalur B+ . Jika kontras atau britnes gambar bertambah akibatnya arus B+ akan bertambah dan mengakibatkan tegangan drops pada resistor bertambah besar (tegangan drops V = I x R). Akibatnya tegangan ke horisontal output akan drops dan defleksi horisontal juga drops sehingga raster tidak jadi mengembang.
  • TV layar besar biasanya memakai sirkit anti breathing dengan menggunakan pin-EHT input yang terdapat pada IC Jungel. Pulsa dari flyback dihubungkan ke pin-EHT dan dihubungkan dengan bagian koreksi EW yang akan otomatis mengendalikan Hor-size dan Vert-size

Pulsa-pulsa dari tranfo flyback diberikan ke sirkit bagian lain dengan fungsi untuk :
  • Pulsa diberikan ke IC Mikrokontrol sebagai pulsa Hor Sync, dimana bersama pulsa Vert Sync dari bagian vertikal-out dipakai untuk keperluan pembangkit karakter OSD (On Screen Display). Jika pulsa ini terputus maka akan menyebabkan OSD tidak muncul.
  • Pulsa diberikan ke ic Jungel /Video Chroma berfungsi untuk pulsa blangking, pembangkit sinyal sand-castle, pemroses warna dan sebagai pulsa untuk Horisontal AFC.2. Jika pulsa ini terputus dapat menyebabkan raster blank dan OSD tidak muncul, atau gambar sedikit bergeser kekiri sehingga nampak ada blok hitam pada bagian kanan layar.
  • Pada beberapa model TV lama (juga pada monitor komputer) pulsa dari flyback dipakai untuk sinkronisasi ke bagian SMPS (Switch Mode Power Supply). Berfungsi untuk menghilangkan gangguan frekwensi SMPS terhadap gambar. Jika pulsa ini terputus dapat menyebabkan problem seperti, power suply ada ngerik, power suply tidak kerja, back ground gambar ada gangguan seperti serat kayu.

********************************
Lapisan aquadaq adalah lapisan konduktor berwarna hitam yang ada dibagian luar kaca tabung CRT. Lapisan ini membentuk semacam kondensator dengan lapisan anode yang ada didalam CRT. Oleh karena itu aquadaq harus selalu disambung ke ground dengan baik.


sumber:

No comments:

Post a Comment