Friday, December 13, 2013

penyebab tegangan over pada tv crt

Mesin tv china tegangan naik hingga 2 × lipat 
       Hari ini dapat servisan sebuah tv yang mesinya sudah di ganti mesin tv china, dengan keluhan mati total. Langsung saja saya mulai pengecekan di power supplay, kedapatan semua transistornya sudah rusak, setelah ganti tiga transistor rangkaian psu langsung saya coba power supplay nyala, terdengar suara tat tat traaat...! Saya cedot kaki b+ fbt, lalu saya colokin lagi namun kali ini saya tancepin avo meter di H b+ ternyata waow ....teganganya hampir 300v dan satu satunya penyebabnya adalah kesalahan opto coupler, diukur dengan ohm meter ×10k baru ketahuan rusaknya. Setelah ganti optocoupler tegangan normal kembali dan tv pun nyala dengan normal. Untung tegangan yang terlalu tinggi tadi nggak makan korban.
kesimpulan : penyebab tegangan over yaitu optocouplernya rusak

Samsung Slim Over Tegangan B+ 
     Hari kemarin sore kedatangan tetangga yang bawa tv Samsung Slimfit DNIejr ke rumah, dengan keluhan katanya saat tv dinyalakan muncul suara "taak..." yang sangat mengagetkan, dan setelah tv menyala gambar  sangat lebar kesamping kiri-kanan dan agak menyempit diatas dan bawah. Setelah ngobrol-ngobrol sama pemiliknya, saya mengira kerusakan tv ini pasti kerusakan dari tegangan B+ naik atau over alias berlebih dari yang semestinya.
 Tanpa basa-basi langsung saja bongkar nih tv dan bersihkan debunya yang menempel di mesin tv. Sebelum berlanjut kepengukuran, saya cek dulu secara visualisasi siapa tau ada komponen yang gosong, dan ternyata komponennya baik-baik aja. Langkah selanjutnya saya putuskan dulu B+ yang nyambung ke FBT dengan melepaskan L yang bertugas menghubungkan B+ ke FBT, kemudian memasang lampu pijar 60 watt secara paralel ke elko B+ sebagai beban pengganti FBT, setelah beres sekarang coba colokan steker tvnya dengan mengukur tegangan B+ dengan AVO meter dan ternyata tegangan normal sekitar 120 volt DC, waah.... kalau gitu bukan tegangan B+ yang over, apanya yah....???
  Nah... analisa sekarang karena tegangan normal kemungkinan kerusakan terjadi pada bagian horizontal, tanpa pikir panjang saya bongkar kapasitor-kapasitor tegangan tinggi dan dioda yang ada di sekitar blok horizontal dan melakukan pengukuran, dan ternyata semua pada normal tidak ada kejanggalan.
 Waduh, jadi mumet juga.... daripada pusing saya langsung ganti aja kapasitor2 dan diodanya siapa tau jadi normal dan ternyata setelah penggantian selesai saya coba nyalakan tvnya sambil mengukur B+, setelah tv nyala ternyata gambarpun jadi normal... wah senangnya hatiku ternyata berhasil. Sambil perhatikan gambar tvnya dan senyum gembira gak lama kemudian gambar mulai lagi kambuh membesar dan mengecil, sambil saya lihat avo meter ternyata teganganpun ikut naik sekitar 160 volt langsung saya matikan tvnya karena takutnya kerusakan merembet ke yang lainnya.

 Nah, berarti kerusakan masih berada pada bagian regulator.
 Langkah selanjutnya saya ubek-ubek di bagian regulator seperti pada skema dibawah



  (walaupun ini bukan skema yang sebenarnya tapi mirip), yang saya ukur semua komponen yang saya lingkari tanda merah. Karena disinilah yang biasanya menyebabkan tegangan B+ menjadi over, mulai dari R, D, C dan IC, tapi semua terukur baik-baik saja, karena penasaran saya ganti saja semua komponen tersebut dan alhasil setelah saya coba nyalakan ternyata tegangan masih tetap 160 volt.
 Sambil berpikir, iseng-iseng saya ukur satu persatu jalur yang ada pada blok tersebut, dan didapati kaki tengah ic803 (pada skema) yang ke GND ternyata ada yang putus.

 Nah... inilah mungkin penyebabnya, langsung saja saya sambung dengan kabel antara kaki IC tersebut dengan GND dan sekarang tinggal coba nyalakan tvnya.... dan ternyata..... Alhamdulillah tvpun jadi normal.


kesimpulan : penyebab teg b+ over yaitu ada kaki ic di bagian regulator yang putus

Samsung tegangan B+125v over (melonjak) 
KASUS : 

  • SAMSUNG chasis KS-1A menggunakan ic regulator KA5Q0765
  • Tegangan B+ 125v melonjak naik




Cara kerja regulator mengatur agar tegangan B+ stabil pada 125v: 

  • Tegangan B+ dari D805 dimonitor oleh IC803 KA431 melalui resistor R817 123 K ohm
  • Umpama jika tegangan B+ naik - maka IC803 akan memberikan umpan balik ke bagian regulator agar tegangan output dari switching regulator diturunkan
  • Sebaliknya jika tegangan B+ turun - maka IC803 akan memberikan umpan balik agar tegangan B+ dinaikkan.





PENYEBAB TEGANGAN B+ OVER (melonjak) 

  • Umumnya disebabkan karena nilai R817 molor
  • Akibatnya tegangan yang masuk ke IC803 turun
  • Penurunan ini akan dibaca oleh IC803 bahwa B+ tegangannya turun (padahal kenyataannya tidak).
  • Maka IC803 akan memberikan umpan balik agar regulator menaikkan tegangan B+, sehingga akibatnya tegangan B+ melonjak.




Catatan : 

  • Untuk mendapatkan tegangan 125v dengan tepat R817 harus diganti dengan nilai yang pas - menggunakan resistor kualitas bagus (toleransi bagus)
  • Jika diganti dengan nilai yang lebih kecil - tegangan B+ akan kurang dari 125v
  • Jika diganti dengan nilai yang lebih besar – tegangan B+ akan lebih besar dari 125v
  • Karena sulit untuk mendapatkan resistor dengan nilai  123k – maka biasanya kami ganti dengan resistor 100K + 22K yang dipasang seri.

Tegangan tinggi FBT over (tidak normal) 
 Tegangan tinggi dari FBT bila keluar tegangan di atas normal (over), dapat menyebabkan keluarnya percikan/kebocoran pada kop karet yang terpasang pada CRT, meski kop karet masih baru dan sudah rapat. Over tegangan tinggi FBT ini juga dapat diperiksa dengan mendekatkan kertas pada kabel tegangan tinggi, akan keluar semburan listrik dari kabel ke kertas (padahal kondisi kabel bagus).

Penyebab tegangan tinggi FBT yang berlebihan, dapat disebabkan oleh beberapa hal:
>> Tegangan B+ menuju FBT naik
>> Pada rangkaian yang ada boost up, elko boost up bocor/rusak.
>> Capasitor damper menurun, solderan kurang kuat.
>> Kerusakan bagian osilator sehingga frekwensi horisontal tidak tepat/bergeser (untuk PAL 15.625 Hz).
>> Defleksi yoke rusak
>> FBT rusak

Penyebab lainnya, yang pernah saya temukan, yaitu :
>> Solderan kabel ke defleksi horisontal berkarat, solderan kurang kuat.
>> Kerusakan elko pada jalur dari output defleksi horisontal (lihat gambar).


Cara analisa kenapa tegangan B+ melonjak pada PS China


     Prinsip dasar yang kami lakukan untuk menganalisa kenapa tegangan B+ melonjak pada power supply China.
clip_image002

Pertama pastikan Apakah disebabkan oleh bagian primer atau sekunder ?
  • Shortkan langsung ke ground kolektor Tr V553.
  • Jika tegangan B+ drops – artinya problem pada bagian sekunder
  • Jika tegangan B+ tetap tidak berubah – problem pada bagian primer atau photo-coupler

Prinsip dasar yang perlu dipegang cara kerja Regulator :
  • Umpan balik dari tegangan B+ ke bagian primer regulator digunakan untuk mengatur tegangan naik-turun B+ melaui photo-coupler. Besarnya arus yang melalui diode-photocoupler akan menyebabkan perubahan nilai resistransi transistor-photocoupler.
  • Jika ARUS yang mengalir melalui diode-photocoupler NAIK, maka tegangan B+ akan TURUN
  • Sebaliknya jika ARUS yang mengalir TURUN – maka tegangan B+ akan NAIK……..bahkan mungkin dapat menyebabkan Tr Power reg jebol.


Contoh-contoh :
  • Misalnya jika R555 47 nilai molor. Arus diode photo-coupler mengalir dari B+ -- diode- photo-coupler – Tr V553. Karena R555 molor, maka arus yang memalui diode-photocoupler akan turun, dan akibatnya tegangan B+akan melonjak naik.
  • Jika diode zener VD561 short. Akibatnya arus yang melalui diode photocoupler – Tr VD553 akan naik. Akibatnya tegangan B+ akan turun
  • jika Photo-coupler rusak. Akibatnya tidak ada umpan balik ke bagian primer, akibatnya tegangan B+ akan melonjak sangat tinggi…dan tr Power jebol
  • Jika R552 nilai molor. Akan menyebabkan tegangan basis Tr V553 turun, akibatnya arus yang melalui kolektor Tr V553 maupun diode-photocoupler akan turun. Maka tegangan B+ akan melonjak naik
  • Jika R553 nilai molor. Akan menyebabkan tegangan pada basis Tr V553 naik, akibatnya arus yang melalui kolektor Tr V553 naik. Dan tegangan B+ akan drops.





sumber:
mayotelectro.blogspot.com
www.ndenservis.com
marsonotv.blogspot.com
tip-triks-elektronik.blogspot.com

3 comments:

  1. Really nice post, you got great blog and Thank you for sharing This excellently written content. Waiting for next one.
    Samsung Laptops

    ReplyDelete
  2. Mau tanya mas,,aq ada tv LG 29" keluhan nya tegangan b+nya naik turun .

    Kira2 apanya ya mas??

    Mohon pencerahan nya .

    Mksih.

    ReplyDelete