Saturday, December 28, 2013

macam-macam penyebab vertikal tidak kerja (gbr satu garis horisontal)

    Mencari penyebab raster satu garis atau vertikal tidak kerja merupakan hal yang gampang-gampang susah. Maksudnya secara umum gampang, tetapi kadang dijumpai ada yang sulit.

Macam-macam kerusakan yang dapat meyebabkan problem raster satu garis.
  • Kerusakan def yoke
  • Kerusakan konektor def yoke
  • Kerusakan pada bagian ic vertikal-out
  • Kerusakan pada jalur sirkit DC Feedback
  • Kerusakan pada bagian IC Jungle (Vertikal osilator)
  • Raster terlalu terang

Kerusakan def yoke:
  • Disebabkan karena salah satu kumparan vertikal gulungan ada yag short. Kumparan def yoke umumnya kalau diukur mempunyai nilai resistansi diatas 5 ohm. Jika diukur nilai nol, maka hal ini menunjukkan ada bagian yang short.
Kerusakan konektor def yoke:
  • Kerusakan disebabkan antara bagian Vertikal-out dengan def yoke tidak nyambung.
  • Dapat disebabkan karena masalah soldering atau kabel konektor putus
Kerusakan pada bagian ic vertikal-out dapat disebabkan karena :
  • Solderan-solderan ada yang retak. Masalah ini paling sering dijumpai.
  • Tidak ada tegangan suply Vcc . Ada ic yang hanya membutuhkan suply Vcc tunggal, tetapi ada pula yang membutuhkan double Vcc
  • IC vertikal out rusak. Jika pada pin-vertikal out diukur tidak ada tegangan, hal ini umumnya menunjukkan bahwa ic rusak .
  • Kerusakan diode Pump-up. Diode ini kadang kalau diukur dengan ohm meter tidak menunjukkan kerusakan, coba ganti saja.
  • Elko kopel ouput pada kumparan def yoke kering (biasanya mempunyai nilai 1000u/35v)
  • Resistor nilai kecil yang serial dengan elko kopel output putus (biasanya mempunyai nilai kurang dari 3 ohm)
Kerusakan jalur DC feedback:
  • Pin-VNF (vertikal negatif feedback) pada IC Jungle harus mendapat tegangan dc dari kumparan def yoke melalui beberapa resistor.
  • Jika jalur ini putus karena solderan atau resistor rusak maka akan menyebabkan pulsa vertikal drive hilang.
Kerusakan pada bagian ic Jungle, dapat disebabkan karena :
  • Kerusakan ditandai dengan tidak adanya tegangan pada pin- Vout ic Jungle (tidak ada pulsa vertikal drive)
  • IC Jungle tidak mendapat tegangan suply Vcc. Tegangan umumnya diperoleh dari sekunder flyback
  • Kapasitor pada pin-V SAW short, solderan lepas atau rusak nilai mengecil (kalau menggunakan elko - kering)
  • Resistor pada pin-V SAW nilai molor atau putus
  • IC jungle rusak pada bagian osilator vertikal
Raster terlalu terang:
  • Ada beberapa tipe ic Jungle, jika raster terlalu terang menyebabkan pulsa vertikal drive hilang.
  • Kecilkan kontrol VR screen
  • Kerusakan mungkin disebabkan karena RGB video driver pada CRT soket tidak mendapatkan suply tegangan 180v
  • Problem pada sirkit ABL


clip_image002
  • V DRI = Vout
  • V RAM = V SAW
  • V FEET = V FEED = VNF


Cara memastikan apakah bagian vertikal-out sudah bekerja
Secara keseluruhan apakah bagian IC Vertikal-out sudah bekerja atau belum, biasanya kami lakukan hal seperti ini:
  • Siapkan ohm meter pada posisi 1x
  • Probe merah tempelkan ke ground
  • Sentuh-sentuhkan probe hitam pada pin-V in ic Vertikal-out sambil mengamati layar
  • Jika garis bergerak-gerak naik turun, berarti bagian vertikal out OK.
  • Jika ada kerusakan, maka garis akan diam saja atau gerakan naik-turun hanya sedikit.

sumber:

No comments:

Post a Comment