Sunday, December 1, 2013

hard disk laptop

Pengertian Hard Disk Komputer
      Hard Disk adalah perangkat keras komputer/laptop yang bekerja secara sistematis dimana menjadi media penyimpanan data. Data-data yang telah disimpan di dalam perangkat harddisk tidak akan hilang. Bahkan apabila pengguna mematikan perangkat komputer/laptop. Dengan kata lain, harddisk memiliki peran sebagai media penyimpanan yang bersifat permanen (data-data tidak akan hilang atau terhapus). Kapasitas daya tampung daripada harddisk itu sendiri juga terbilang cukup besar. Dimana kalkulasi yang dipakai adalah dalam ukuran Byte (B).
       Hard Disk adalah suatu device atau komponen pada komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan data (storage) dan juga termasuk dalam salah satu memory eksternal dari sebuah komputer.
Sebuah hard drive menyimpan informasi dengan menempatkan sebuah medan magnetik melalui permukaan sebuah disk berlapis material bermagnet yang bergerak berputar.

 Fungsi Hard Disk Komputer
      Fungsi perangkat harddisk secara umum adalah untuk menyimpan data yang dihasilkan oleh pemrosesan perangkat komputer/laptop. Di dalamnya, terdapat sebuah ruang simpan utama dalam sebuah komputer. Dimana di situlah setiap data dan informasi disimpan olehnya. Selain memiliki ruang utama, harddisk juga mempunyai komponen-komponen bagian. Adalah semacam ruang kecil yang terdiri atas direktori, folder, subdirektori, serta subfolder, yang digunakan untuk peletakan data dan informasi dari ruang utama harddisk.

Ciri Ciri Hardisk Rusak dan Cara Menanganinya
      Ciri Ciri Hardisk Rusak wajib kita ketahui agar kita tetap waspada untuk selalu membackup file-file penting yang ada di dalam hardisk komputer atau laptop kita. Banyak sekali orang yang belum mengetahui gejala atau ciri-ciri hardisk laptop/komputer yang rusak.




    Kerusakan HDD tidak melulu diartikan kerusakan pada fisik hardisk saja, namun juga bisa terjadi Karena Software : Penyebab kerusakan disini bukan disebabkan oleh kerusakan fisik, bisa saja karena suatu sistem yang error, misalnya : Bad Sector, bad shadow, bad cluster, dll. sedangkan kerusakan fisik itu biasanya terjadi pada kabel yang sudah jelek, ada bagian yang terbakar dlsb.
dan berikut ini adalah ciri-ciri kerusakan hardisk yang dapat sobat indikasi dari beberapa faktor di bawah ini:
  • Loading HDD sangat lambat  meskipun LED blinking menandakan ada aktifitas pembacaan, tapi blinking berulang-ulang, tanda ada bad sector.  indikasi ini juga biasanya terlihat saat setup OS baru beberapa tahap sudah tidak terdeteksi sampai  munculnya blue screen.
  • Komputer menjadi lambat, layaknya terkena virus. Komputer sangat lambat ketika mengeksekusi suatu perinah dari user. Berdasar pengalaman saya, banyak orang yang mengira hal ini disebabkan oleh virus, namun ketika OS di instal ulang. ternyata hasilnya sama saja! maka dapat dipastikan bahwa ada yang error dengan hardware komputer sobat, dan kemungkinan besar ada pada hardisk jika terjadi kondisi sepeti ini.
  • Munculnya suara-suara aneh dari hardisk. Ketika anda menyadari sesuatu yang aneh dengan komputer anda, tidak ada salahnya untuk mencoba mendengarkan aktifitas yang terjadi di CPU sobat! kerusakan pada hardisk biasanya mengeluarkan suara-suara aneh. saya sendiri tidak bisa menggambarkan suara aneh itu, namun biasanya terdengar seperti berderit, atau bersiut.
  • Banyaknya file yang korup di dalam hardisk anda bisa jadi indikasi bahwa ada kejanggalan dihardiks sobat! maksud dari korupnya file ini bukan korup dari awalnya! namun sebelumnya file itu baik-baik saja! namun ketika terjadi ke err0\oran dalam hardisk file normal pun bisa korup.
  • Salah satu hal yang menjadi pertanda nyata dari kerusakan harddisk adalah bad sector. Jika di dalam harddisk Anda terdapat banyak bad sector, maka Anda harus segera menyelamatkan data Anda sebelum semuanya rusak. Anda dapat melakukan sendiri pengecekan terhadap bad sector ini melalui aplikasi bawaan yang ada di Windows. Pada Windows 7, buka Start > Computer kemudian klik kanan pada hard disk atau partisi yang ingin Anda periksa. Setelah itu pilih Properties dan masuk ke tab Tools kemudian pilih Check now. Pada window Checking Disk, centanglah opsi Automatically fix file system errors

 Mungkin beberapa hal diatas yang dapat saya berikan kepada anda mengenai ciri-ciri hardisk yang rusak! namun jika anda ingin cara yang lebiih mudah untuk mengecek kerusakan pada hardware anda anda dapat menggunakan beberapa aplikasi yang dapat sobat gunakan untuk mengecek ke erroran pada hardware komputer sobat.

 Terdapat beberapa aplikasi yang dapat memprediksi kapan harddisk Anda akan rusak. Aplikasi tersebut bekerja dengan membaca data S.M.A.R.T. (Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology) yang dicatat oleh sistem operasi. Akan tetapi seperti beberapa halnya beberapa metode yang lain, metode SMART ini juga tidak selalu dapat meprediksi kerusakan harddisk dengan sempurna. Pasalnya, terkadang harddisk sudah terlebih dahulu rusak sebelum aplikasi SMART ini memberitahu atau memperingatkan Anda. Untuk aplikasinya dapat sobat cari di google 

Jenis-jenis Kerusakan Harddisk dan Penyebabnya
       Jika di ibaratkan dengan manusia, komputer dengan harddisk yang rusak sama dengan orang yang sedang sakit stroke. Orang stroke tetap bernafas dan hidup namun tidak dapat melakukan apa-apa. Begitu juga Komputer tanpa harddisk hidup tapi tidak bisa untuk mengerjakan apapun.
       Berikut jenis dan penyebab kerusakan harddisk yang digolongkan sebagai Bad Sector.
 Bad sector pada hardisk ada beberapa jenis yang dapat dianalisa berdasarkan sebab akibat dan ciri-cirinya antara lain:
1.Bad Sector Normal (Error Correction Code (ECC) Failure
Disebabkan oleh:
  •  Tegangan yang tidak stabil.
  •  Listrik mati mendadak.
  •  Cara mematikan komputer yang sembarangan (shutdown dan menghidupkan komputer tanpa jeda waktu)

Ciri-ciri:
  •  Jika discan dengan SCANDISK, Bad sector tampak terpencar dan tidak berurutan.
  •  Jika memakai software DISK MANAGER akan menampilkan pesan Error Correction Code, Integrity Disk Eror dan Physical Error.

2.Bad Sector Integritas (Integrity Disk Error)
Disebabkan Oleh:
  •  Kesalahan Pemakaian Software Low Level Format.
  •  Parameter dari pabrik yang sudah rusak/crash.

Ciri-ciri:
  •  Alamat cylinder akhir pada disk rusak hampir berurutan.
  •  Tidak dapat di format pada partisi 100% sebab Operating System tidak akan dapat melanjutnya instalasi jika ditemukan bad sector pada system area.
  •  Bad sector berurutan dengan pola tertentu di seluruh sector pada partisi kecil (1 Cylinder), Namun tidak semua mengalami kerusakan.
  •  Pemeriksaan yang dilakukan dengan SCANDISK akan terasa lama dan tersendat-sendat.

3.Bad Sector Fisik (Physical Error)
 Disebabkan oleh:
  •  Terkena gonjangan keras.
  •  Terjatuh / terbentur sesuatu.
  •  Penyaring udara hardisk berlubang.
  •  Perpindahan komputer yang kurang hati-hati.

 Ciri-ciri:
  •  Pada saat hardisk dialiri listrik terdengar bunyi yang lain dari biasanya.
  •  Lapisan media disk pada platter terlihat cacat fisik (bercak-bercak dan kotor) atau berubah warna biasanya memudar ke kuning-kuningan.

4.Bad Sector Tidak umum (Unknown Error)
Disebabkan Oleh:
  •  Virus yang menyerang system operasi.
  •  Controler yang tidak cocok (Not Compatible) dengan motherboard.
  •  Controler hardisk yang setengah rusak pada buffer/PIO.

Ciri-ciri:
  •  Hardisk yang diformat berkali-kali masih saja timbul bad sectornya dan diakibatkan virus yang masih resident di memory.
  •  Pemeriksaan yang dilakukan dengan SCANDISK akan terasa tidak lancar dan tersendat-sendat.
  •  Di partisi tidak bisa, partisi yang lama masih saja tetap ada dan jika di format mengalami tetap mengalami cross link atau lost cluster.



sumber:


No comments:

Post a Comment