Tuesday, December 31, 2013

Cara memeriksa transistor FET (MOSFET)

      Cara kerja FET hampir mirip dengan transistor bipolar (transistor biasa yang sering kita jumpai). Jika transistor bipolar membutuhkan tegangan yang dapat menyediakan “arus drive” yang cukup untuk Basis agar dapat mengontrol arus Kolektor – Emitor. Maka FET hanya membutuhkan “tegangan drive” dan hampir tidak membutuhkan arus drive untuk Gate sama sekali untuk dapat mengontrol arus Source – Drain 

Equivalen FET dengan Transistor bipolar 
  • Gate (G) = Basis (B)
  • Source (S) = Kolektor (C)
  • Drain (D) = Emitor (E)
Cara memeriksa FET jenis positip 
  • Ambil OHM-meter dan set pada posisi 10x
  • Pegang ujung logam probe merah dengan ujung jari tangan kiri dan tempelkan (terus-menerus) pada kaki (D)
  • Tangan kanan pegang probe hitam tetapi jangan menyentuh ujung probe (pegang plastiknya saja).
  • Probe hitam tempelkan “sesaat” saja pada kaki (G)
  • Segera pindahkan probe hitam ke kaki (S), maka jarum harus menyimpang. Jika jarum tidak menyimpang berarti FET kehilangan nfaktor penguatannya.
  • Lepas probe hitam
  • Sentuh kaki (G) dengan ujung jari tangan, maka jarum harus tidak menyimpang sama sekali jika probe hitam ditempelkan ke kaki Source. Jika jarum menyimpang berarti FET short atau bocor
Penjelasan. 
  • (G) sebagai kontrol input mempunyai kapasitansi yang sangat kecil. Kapasitansi Gate ini dapat menyimpan muatan listrik.
  • Pada saat probe meter hitam ditempelkan pada (G), maka kapasitansi Gate mendapat muatan positip. Tegangan positip ini menyebabkan resistansi antara (S) – (D) drops, sehingga jarum menyimpang
  • Pada saat (D) disentuh dengan jari, maka muatan positip akan hilang terbuang lewat sentuhan jari. Dan resistasi antara (S) dan (D) akan berubah menjadi sangat besar sekali, sehingga jarum tidak menyimpang.

sumber:

No comments:

Post a Comment