Wednesday, December 25, 2013

ABL

     Pengertian ABL tidak jauh dari kepanjangannya yaitu Automatic Blanking Limiter, yang berarti pembatas cahaya/terangnya layar secara otomatis. Jika terdapat gangguan pada sistem ABL, gambar menjadi tidak kontras atau bahkan gelap (sramun-sramun istilah jawanya). Tidak hanya itu, tabung yang sudah lemah juga mengakibatkan efek yang sama, karena sudah diluar batas ABL.
     Cara kerja ABL adalah dengan mengendalikan preset kontras/brightness tergantung dari terang tidaknya layar/gambar. Ketika kontras dinaikkan, tegangan adjust kontrast akan naik dan dipertemukan dengan tegangan ABL melalui dioda. Dioda ini akan mengerem/mengurangi tegangan adjust tersebut berdasarkan tegangan pada pin ABL yang prinsipnya menurun ketika layar menampilkan gambar yang terang.
Jadi cara termudah untuk mencari jalur ABL adalah dengan mencari pin kontrol kontras pada IC chroma atau sebaliknya yaitu dari pin ABL pada FBT. Cara yang pertama cukup dengan membaca datasheet IC chroma dengan mencari pin-out yang berfungsi sebagai adjusment contrast/brightness. Pada jenis-jenis IC chroma yang baru, pin control kontras tidak ‘dikeluarkan’ dan cara mengesetnya dengan data secara internal sedangkan untuk melengkapi fungsi ABL, pada ic tersebut dilengkapi dengan pin ABL/ACL tersendiri.
Cara yang kedua adalah dengan mencari pin ABL pada kaki TFB, dengan cara menggunakan multitester, set pada x10Kohm, taruh hubungkan probe positif ke anoda/kop flyback, jika jarum bergerak kemudian balik polaritas/probenya, jika sama dengan mengetes dioda, berarti pin yang mendapatkan probe positif adalah kaki ABL TFB.


sumber:

No comments:

Post a Comment