Tuesday, October 1, 2013

berbagai kerusakan tv philips


1. TV Philips Model: 25PT4423 (L6.2 Chassis) standby
    problem : TV standby,hanya nyala lampu merah
    solusi : Periksa tegangan 5V untuk MCU. Periksa R3509 dan D6501. Ganti R3509 dengan 47k . D6501 adalah tipe BZX79B5V6 . Periksa tegangan 150 volt, jika 145V tegangan terlalu terlalu rendah.
2. TV Philips Model: 32PW6526-05 (Chassis SA10E) tombol terkunci pada childlock
    problem : tombol terkunci pada childlock dan tidak bisa dibuka
    solusi : Untuk mengaktifkan, tekan menu, fitur pilih dan tekan enter, pilih kunci anak dan tekan enter, kemudian masukkan kode 0, 7, 1, 1 dua kali, kunci sekarang sudah terbuka.
 3. TV Philips Model: GR2.4AA (Chassis GR2.4AA) tak ada gbr
     problem : Tidak ada gambar, hanya layar hitam
     solusi : Periksa R3414, solder ulang chip SMD di papan CRT
 4. TV Philips Model: TX2112 (Chassis U5N) suara hilang ketika channel diganti
     problem : Suara hilang terlalu lama ketika Channel diganti (hingga 30 detik)
     penyebab : MAB8441-T005 rusak (tidak lagi tersedia)
 5. TV Philips (L6.2 Chassis) pwr supply tak ada tegangan
     problem : Power supply tidak ada tegangan
     penyebab : Resistor 3.506 (0,33 ohm, 1W fusible) mati,.
 6. TV Philips (Chassis FL1.1AA) 
     problem : Int shutdown dengan lampu kilat
     solusi : Periksa zener 18V D6376
 7. TV Philips Model: 14PV220 (Epsilon 2001 Chassis) matot
     problem : Mati (Total)
     penyebab : SMPS Chopper IC 7310 (MC44608 P75).
     solusi : Periksa output dari pin 5 dengan start up 8 pin. tegangan OK di 290V. Jika hilang cek start up resistor 3335 (1K). Periksa IC 7310.
8. tv Philips 29PT2252/68R, Vertical(Protect) dan Pincushion ! 

Sejak saya terjun didunia service mulai th 1993 di lapangan, merk tv paling berat dan sulit untuk diperbaiki adalah produk Eropa dan Amerika yaitu: Philips, Grundig, Saba, RCA !
Nah, bagi anda yang masih merasa pemula, kalau mendapati pasien tv seperti diatas, jangan coba-coba, banyak2 belajar dan baca2 dulu !!!!
Kali ini Philips Flat 29 inc type 29PT2252/68R.
Chip/Oscilator/UOC (SMD): TDA9565H/N1/4/0803
Vertical: TDA8358J, Horizontal: BU4508DX
Micom/IC Program: MSP3415G-C12
FBT/Flyback: JF0501-2136
Tv ini datang dari teman sesama service, dengan kerusakan sbb:
IC Vertical terbakar dan Short, setelah dia mengganti dengan yang baru menjadi tampil garis melintang arah kiri-kanan, 3 detik kemudian Protect.
Setelah saya kerjakan tv bisa hidup tetapi gambar cacat Vertical bergaris-garis hitam dan melengkung kanan-kiri atau Pincushion !!!
Kalau rekan mengalami ikuti solusi saya berikut ini:
* Untuk Vertical/Tampil garis melintang: kalau Vcc Vertical 13v sudah normal, cari R3488 (klik foto dulu biar jelas, saya tandai lingkaran merah), letaknya di pojok kanan atas, nilainya 4,7 ohm !!!
** Untuk cacat Vertical garis2 hitam: ukur dulu antara Ground PCB dengan Pendingin besar siku untuk Vert/Hor, kalau tidak sambung kasih aja kabel terus disolder.
*** Berikutnya kalau gambar melengkung kanan-kiri atau Pincushion : cari R3411 yang berhubungan jalur Horizontal bagian Min biasanya putus, nilainya 4,7 ohm !
9. TV Philips 21PT3324/69 (hidup-mati,akhirnya mati) 
    problem : Saat tv ini datang di test dulu sebelum yang punya pulang, ternyata tv nyala led powernya        
    penyelesaian : kemudian mati sebelum gambarnya tampil. Setelah dibongkar banyak sekali solderan yang retak, setelah solder ulang selesai tv dinyalakan, gambar dan suara normal. Artinya tv ini sudah ok, kemudian yang punya datang dan dibawa pulang tvnya, setelah menyelesaikan administrasinya hehehehhe...
 Besoknya yang punya laporan, lapor ndan...tvnya mati lagi...waduh...
 Siap laporan diterima...bawa kesini lagi tvnya....
 Setelah diobok-obok ternyata biang keroknya flyback dengan type : JF0501-19857 , short primer sekundernya. Berarti yg kemarin itu umur terakhir daripada flybacknya.
 Beli flyback di mojokerto gak ada terpaksa ke surabaya, sebetulnya males ke surabaya, macet dan puanas. Terpaksa deh berangkat juga, flyback dapat langsung ngacir pulang. Nyampe rumah langsung pasang flybacknya, hehehehe sekarang sembuh juga ini tv. Tinggal laporan sama yang punya dan nunggu penyelesaian administrasi tambahan.wkwkwkwkw Alhamdulillah


10. TELEVISI PHILIPS KEYPAD ERR
Kerusakan:
Televisi Philips kita hidupkan? setelah gambar muncul pada layar monitor, volume televisi naik sendiri. Kita coba tekan tombol volume pada panel depan televisi, tidak ada perubahan tetap saja volume televisi bergerak naik.

Model televisi Philips :

model televisi philips

Perbaikan:
Pemeriksaan awal kita lakukan pada Switch yang ada pada Panel Control, karena kerusakan ini memang sudah jelas bisa dipastikan dari sini kalau kita lihat dari kejadiannya. Switch memang sering mengalami shot, apalagi kalau jarang digunakan. Apabila sering digunakan switch terkadang  malah lebih awet.

Cara untuk mengetahui bahwa switch ada yang shot adalah dengan melepaskan Resistor pada jalur penghubung ke Switch. Setelahnya bisa kita gunakan Multitester dengan batas ukur 10K, hubungkan prob pada kedua kaki Switch. Jika Switch kondisi bagus multitester tidak menunjukan nilai/ jarum diam, sebaliknya jika switch rusak jarum pada multitester bergerak naik.Model switch yang di gunakan tampak pada gambar berikut :

model switch
Pada keypad panel di mainboard televisi ini menggunakan 6 buah switch. Disini kita ganti semua switch karena untuk jaga-jaga, biasanya jika hanya satu Switch saja yang diganti terkadang Switch yang lain juga bisa shot . Harga yang relatif murah, jadi di beli yang banyak sekalian buat stok. Setelah proses penggantian selesai kini saatnya untuk mencoba menghidupkan televisi?

Tekan tombol power‘ tunggu sesaat dan hasilnya” Alhamdulillah fungsi keypad front panel sudah kembali berfungsi sesuai dengan perintahnya.


11. TELEVISI PHILIPS 29PT5005/69 START UP ERR
Kerusakan:
Televisi Philips 29PT5005/69 jika kita coba hidupkan sesaat kita lihat tampilan gambar tapi tidak lama kemudian televisi kembali standby, berulang kali kita coba hidupkan tetap saja televisi kembali standby.

Model televisi Philips :

model televisi philips 29PT5005/69


Perbaikan:
Awal pemeriksaan seperti biasa kita lihat capasitor karena komponen ini yang paling mudah rusak dengan ciri-ciri body mengalami perubahan bentuk/ mengelembung. Hasil yang kita dapatkan ada 1 buah capasitor 47uf/160 volt dalam kondisi rusak, dan segera kita lepaskan dari mainboard dan kita pasangkan capasitor 100uf/160 sebagai penggantinya. Sekarang kita coba hidupkan kembali televisi Philips ? Hasilnya negatif, televisi tetap seperti semula/ hidup lalu standby. Tampilan capasitor di mainboardnya :

capasitor 100uf/160volt filter tegangan B+ mainboard televisi Philip 29PT5005/69

Langkah selanjutnya kita lakukan pengukuran tegangan 8 volt serta 5 volt untuk supply Ic-Bus, ini kita lakukan dalam kondisi awal setelah televisi kita hidupkan. Tegangan 8 volt dalam kondisi tidak stabil, ini disebabkan tegangan colector transistor mengalami gangguan. Poin intinya ada pada capasitor juga kali ini dengan kapasitas 1000uf/25 volt, posisinya bisa dilihat pada gambar berikut :

capasitor filter tegangan 9 volt mainboard televisi Philips 29PT5005/69

Setelah kita lakukan penggantian capasitor 1000uf/25 volt dengan 2200uf/25 kini kita coba kembali hidupkan televisi Philips-nya ? Hasilnya Alhamdulillah kini televisi sudah bisa hidup dengan normal. Untuk melengkapi perbaikan maka disini kita lakukan penggantian seluruh capasitor 1000uf/16-25 volt yang ada di mainboard termasuk untuk filter tegangan supply ke amplifier. Tampilan capasitor 1000uf/16-25 volt di mainbaord :

capasitor filter tegangan 5 volt mainboard televisi Philips 29PT5005/69

capasitor filter tegangan 15 volt power amplifier mainboard televisi Philips 29PT5005/69

Sedikit tambahan juga kita lakukan solder ulang pada bagian kaki IC Vertikal dan Horizontal area , ini sangat penting sekali karena untuk menghindari munculnya permasalahan baru. Selesai sudah perbaikan yang kita lakukan untuk televisi Philips 29PT5005/69 , Alhamdulillah.

Tampilan keseluruhan mainboard televisi Philips 29PT5005/69 :

mainboard televisi Philips 29PT5005/69









sumber :

No comments:

Post a Comment